Selasa, 06 November 2007

Salah Kirim Email

Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota. Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali . Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berhoneymoon saat menikah 30 tahun yang lalu.

Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya. Setelah check in di hotel di Bali, sang suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta.

Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia mengirimkan e-mail tersebut. Di lain tempat di daerah Cinere Jakarta , seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia langsung mengecheck e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.

Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang bunyinya:


To: Isteriku tercinta
Subject: Papah sudah sampai Mah !!!
Date: 18 Mei 2007

Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku.
Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah.
Aku baru sampai dan sudah check-in.
Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok. Nggak sabar deh rasanya nungguin kamu. Semoga perjalanan kamu kesini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.


Love you Mom,
Papah

PS: Disini lagi panas-panasnya !
Kalau pada mau, anak-anak diajak aja!!

Sabtu, 27 Oktober 2007

Humor - Pesan dari Direktur

Berikut adalah sebuah cerita tentang bagaimana sebuah pesan dikomunikasikan secara hirarkis dalam sebuah perusahaan, dari Direktur hingga ke karyawan bawahan.

Dari : Direktur Kepada: General Manajer

"Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk menyambut dan melihat peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk berkumpul di lapangan dengan
berpakaian rapi. Saya akan menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita berkumpul di kantin saja."

Dari: General Manager Kepada: Manager

"Sesuai dengan perintah Direktur, besok pada jam sembilan pagi akan ada gerhana
matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian, peristiwa hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh Direktur di kantin. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari."

Dari : Manager Kepada : Supervisor

"Sesuai dengan perintah Direktur, besok kita akan mengikuti peristiwa hilangnya
matahari di kantin pada jam sembilan pagi dengan berpakaian rapi. Direktur akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari."

Dari : Supervisor Kepada : Koordinator

"Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari, Direktur, dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam sembilan pagi."

Dari : Koordinator Kepada : Semua Staff

"Besok pagi, pada jam sembilan, Direktur akan menghilang. Sayang sekali, kita tidak bisa melihatnya setiap hari.".. ;P

Selasa, 09 Oktober 2007

Robot Pendeteksi Bohong

Ada seorang profesor penemu ulung, dia berhasil menciptakan robot yang bisa mendeteksi kebohongan, dia membuat robot itu sedemikian rupa sehingga ketika mendengarkan kebohongan, sang robot akan langsung menampar si pembohong itu...

Sang profesor dengan bangga membawa robot itu ke ruang keluarga dan menunggu anaknya pulang... tapi anaknya tak kunjung pulang...

Ditunggu-tunggu baru sore hari sang anak pulang...

"Kamu dari mana ? kok pulangnya telat" tanya si profesor.


" Ada pelajaran tambahan pa" jawab sang anak

*PLAK* Sang robot menampar si anak...

"Nak, ini adalah robot ciptaan ayah, dia akan menampar siapapun yang berbohong..! sekarang katakan dengan jujur, kenapa pulangnya telat ??!"

"Maaf ayah.. aku habis menonton film di rumah teman...", jawab si anak

"Film apa?"
"Film Sinetron pa"

*PLAK*

"Ayo katakan dengan jujur film apa ??"
"Maaf Ayah... saya menonton film porno"

Mendengar itu marahlah si profesor..

"Kamu itu yach ... kecil-kecil udah nakal, mau jadi apa kamu nanti besar ? kurang ajar kamu yach ... bikin malu ajah ... perbuatan yang benar-benar memalukan..! !!
papa waktu seumuran kamu gak pernah melakukan hal senakal kamu...!"

*PLAK* si profesor ditampar sang robot

Suasana hening untuk beberapa saat...

Istri profesor kemudian masuk datang dan langsung berkata... "huh, sama aja kelakuannya, apel gak akan jatuh jauh dari pohonnya kan ? Gimana pun juga dia anakmu, jadi ..... "

*PLAK*

Sang robot menampar istri profesor sebelum sang istri sempat menyelesaikan kata2nya..

Dan ..... semua terdiam ..... @$#%$^%&^*&@

Sabtu, 29 September 2007

Jika Bill Gates jadi Menristek

Jika Bill Gates jadi Menristek Indonesia
Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi di Indonesia, bagaimana jika Presiden hasil Pemilu 2004 menunjuk Bill Gates yang baru saja mundur sebagai CEO Microsoft sebagai Menristek? Berikut ini adalah beberapa tanggapan yang diambil dari beberapa mailing list.. :

1. Mas Bill bakal mengusulkan supaya FreeCell, Solitaire, dan Minesweeper dipertandingkan di PON
2. Setiap Warga Negara Indonesia akan mempunyai alamat email di Hotmail dan alamat tsb tercantum dlm KTP
3. Akan dibuat pasal baru yg berbunyi “Setiap PC dan Operating System selain MS Windows di dalamnya, dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”
4. Istilah RUU akan dirubah menjadi Undang-Undang Beta Ver. dan UU yang sudah disahkan DPR menjadi UU Final Retail Ver.
5. Di layar TVRI bisa kita scrolling layarnya dan dibagian bawahnya ada tulisan “Best Viewed with 800×600″
6. Menghentikan demo mahasiswa cukup tekan alt+f4 dan untuk menghentikan kerusuhan tekan ctrl+alt+del
7. Kantor Microsoft di Seattle dipindahkan ke Sentul
8. Sidang-sidang kabinet cukup lewat MS NetMeeting, ‘gak usah ke Binagraha (ngirit duit)
9. Cak Bill akan mengubah ICMI yd dibuat pendahulunya menjadi Ikatan Cendekiawan Microsoft Indonesia
10. Jangan-jangan akan muncul e-corruption
11. Menristek akan diubah menjadi Men-Soft-Tek
12. Dengan munculnya Bill Gates, Baligate dan Lippogate bakal cepat diungkap tuntas
13. Menggunakan Netscape bisa-bisa dianggap “Illegal Operation” dan dijerat dengan pasal-pasal subversi
14. PT Kantor Pos Indonesia diubah menjadi PT Hotmail !
15. Televisi kita, apabila ditinggal sebentar, akan muncul screen savernya
16. Headline sebuah surat kabar “Windows NT 6.0 dipesan Thailand, untuk ditukar dengan beras”
17. Proyek pesawat N-250 akan diubah namanya menjadi NT-250 yang dilengkapi fasilitas feature “Plug and Play”
18. Microsoft akan menjadi BUMN dan pengelolaan sahamnya diurus oleh BPPN
19. Mahasiswa akan sulit untuk membeli Windows bajakan
20. Ruangan-ruangan di Indonesia akan ebih sejuk karena memakai Windows
21. Institusi pemerintah akan memaik o/s (operating system) ber-platform Windows, sedangkan oposisi memakai Linux
22. Java Script akan menjadi bahasa nasional
23. WNI menjadi Windows Negara Indonesia
24. Pada setiap komputer perwira POLRI dan TNI akan selalu muncul “It is now ok to shut down your Corruptor and Provicateur”
25. Setiap Keputusan Menteri, PP, dll akan diberi Certificate of Authencity berikut serial number-nya
26. Supaya negara aman, Bill Gates akan menyarankan pemerintahan berjalan “Safe Mode”
27. Ijazah yang berlaku untuk BPPT, IPTN, PAL, dan yang lainnya hanyalah Microsoft Certificate Engineer
28. ‘Gak perlu repot-repot untuk nyoblos pas Pemilu, cukup ke website pemilu
29. Negara Repblik Indonesia diganti menjadi Negara E-Republic Windowsnesia
30. Kantor Menristek perlu tambahan supir karena setiap penambahan aparat memerlukan “Driver”
31. Prosedur Operasi Rempur TNI berbasis Windows sehingga sering muncul “Illegal Operation”
32. Bahasa resmi negara adalah Vbasic dan ___VBScript adalah bahasa pengantar di sekolah dasar
33. Produknya berupa peraturan dengan versi 1.0, 1.1 dst, dan setiap penggunanya dikenakan lisensi per pemakai
34. Peraturan Pemerintah setiap 3 bulan sekali akan selalu di-update dari PP 1/2000 menjadi PP 1/2000 SE (Second Edition)
35. Akan ada TVRI versi 1.1, TVRI versi 1.2, RRI versi 2.5 dll
36. Akan ada keputusan Menteri Final Preview
37. Semua Paket Kebijaksanaan Pemerintah akan diberi versi dan akan selalu dikeluarkan bug fixed dan service pack
38. Windows akan bebas di-download di Indonesia dan berfungsi sebagai public domain, sementara distribusi Linux akan dikenakan PPN BM
39. Semua pesawat IPTN akan ditempeli stiker “MS Windows Compatible”
40. Fasilitas ctrl+alt+del akan ditemui di Gedung MPR/DPR
41. Siapa “provokator” tinggal ketik nama atau initialnya lalu klik search, dan provokator itu akan langsung ketangkap
42. Bill Gates jadi Menristek bakal banyak bugs-nya, jadi mesti di patch uland dengan service pack 7 or higher

Jumat, 14 September 2007

Customer service

Anggota DPR: "Mba, laptopnya salah."
Customer Service: "Salah gimana pak?"
Anggota DPR: "Laptopnya nggak mau hidup."
CS: "Sudah tekan tombol power pak?"
Anggota DPR: "Tombol powernya sebelah mana mba?"

****

Anggota DPR: "Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?"
Customer service: "Nggak bisanya kenapa?"
Anggota DPR: "Saya ketik www.playboy . com, gambarnya ngak keluar."
Customer service: "Pesan errornya apa pak?"
Anggota DPR: "Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di addressnya, nggak
muncul gambar sama sekali."
Customer service: "Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up,hotspot?"
Anggota DPR: "Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet explorer)."
Customer service: "Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa,lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada yang salah."
Anggota DPR: "ISP itu apa sih mba?"
Customer service: "Wah ini sih 50 x 2 pak.."
Anggota DPR: "Apa tuh mba?"
Customer service: "CAPE' DEH!!"

Selasa, 11 September 2007

Pak Harto kawin lagi

Pak Harto kawin lagi...wakakka...(Jokes)

PAK HARTO MAU KAWIN LAGI.
Beberapa tahun yang lalu beredar rumor bahwa mantan orang no.1 Indonesia, Pak Harto, akan menikah kembali setelah mangkatnya the first lady Bu Tien.

Adapun berikut adalah kisahnya. Ketika Bu Tien meninggal, sebenarnya ada yang kejadian yang janggal. Ketika itu seluruh TV menyiarkan keluarga besar Pak Harto melewati kolong peti jenazah Bu Tien, tetapi Pak Harto sendiri tidak pernah diperlihatkan melewatinya. Tahukah Anda bahwa Pak Harto tidak pernah melewati kolong peti Bu Tien, sebab Pak Harto memerintahkan para abdinya untuk menaruh peti itu di bawah,
kemudian dengan leluasa ia pun melangkahinya. Tentu saja semua itu tidak diperlihatkan di layar TV karena nanti apa kata dunia?

Singkat cerita setelah kejadian itu ributlah keluarga Pak Harto, semua kasak-kusuk kenapa Pak Harto begitu lancang berbuat demikian. Maka setelah 40 hari Bu Tin, kemudian Tutut, putri pertama mereka, memberanikan diri menanyakan tentang peristiwa itu, "Kanjeng Bapak koq tega, bisa berbuat demikian terhadap swargi (almarhumah) kanjeng Ibu?", demikian tanya Tutut dengan rasa masygul yang ditahan. Kemudian dengan tenang Pak Harto pun menjawab, "Nduk..., saya ini hanya memenuhi pesan daripada ibumu. Jadi... kiranya kamu tidak usah bingung dengan tindakan saya yang demikian." tukas Pak Harto.

"Memangnya kalau saya boleh tahu, swargi kanjeng ibu berpesan apa kepada kanjeng bapak?" tanya Tutut setengah terperanjat. "Aku pernah bertanya kepada ibumu apa saya boleh kawin lagi, lalu ia menjawab, boleh saja tapi langkahi dulu mayatku. Lewat jawaban itulah maka aku pun melakuken daripada apa yang dikatakannya. "

Lalu Tutut pun kemudian bertanya lagi dengan terheran-heran, "memangnya benar kanjeng bapak akan menikah lagi?" Pak Harto dengan suara yang kebapakan menjawab, " Itu benar Nduk..., rencananya saya akan mencari gadis 18 atau 20-an nyang masih perawan agar lebih lengkap arti hidup ini."

"Ah, saya tidak setuju kanjeng bapak kawin lagi, apalagi dengan yang seumur dengan cucu sendiri, ah ora ilok, pokoknya saya tidak setuju." Sergah Tutut dengan suaranya yang melengking. "Tapi nduk, biar bagaimanapun bapakmu ini adalah lelaki punya kebutuhan yang mana daripada itu harus dipenuhi, karena semangkin lama ditahan, maka aken berakibat buruk kepada yang mana daripada kesehatan bapak sendiri, baik secara pisik maupun psikis." jawab Pak Harto dengan gayanya yang khas seperti ketika beliau menjawab pertanyaan kelompentapir - (kelompok penanya tanpa berpikir)-nya TVRI.

Lalu Tutut manggut-manggut berusaha memahami alasan bapaknya. Setelah 30 menit tanpa kata-kata Tutut pun berkata memecah keheningan, "Yen tak pikir-pikir, alasan kanjeng bapak masuk akal secara logis maupun biologis,"jawab Tutut sok ilmiah. "Tapi, pak aku tidak setuju kalau bapak kawin lagi dengan yang umur 18 atau 20 tahun, aku setuju kalau bapak menikah dengan yang umur 60 tahunan-lah, hitung-hitung sebagai
pengganti ibu."

"Wah ya, ndak bisa begitu nduk, wong aku ini sudah bosen karo Ibumu koq, lah sekarang suruh cari yang segitu lagi, yah sama juga bohong tho nduk," jawab Pak Harto setengah bernafsu. "Yah sudah kalau begitu, bagaimana kalau dengan yang 50 tahunan lah? Kan sekarang juga banyak yang 50 tahunan masih yahud loh," tanya Tutut setengah menawar.
Kini giliran Pak Harto yang manggut-manggut, "Baiklah kayak aku setuju dengan kamu. Aku kawin dengan yang 50 tahunan. Jadi boleh ya kawin lagi?", tanya Pak Harto kepada Tutut. "Yah, kalau begitu saya setuju saja dengan kanjeng bapak." jawab Tutut dengan rasa lega karena bapaknya mau dibujuk olehnya.

"Tapi nduk," kata Pak Harto lagi, "tapi apa pak?" tanya Tutut lagi. "Tapi 25-an dua ya?".
"Hah........ .....?!"

Pak Harto kawin lagi

Pak Harto kawin lagi...wakakka...(Jokes)

PAK HARTO MAU KAWIN LAGI.
Beberapa tahun yang lalu beredar rumor bahwa mantan orang no.1 Indonesia, Pak Harto, akan menikah kembali setelah mangkatnya the first lady Bu Tien.

Adapun berikut adalah kisahnya. Ketika Bu Tien meninggal, sebenarnya ada yang kejadian yang janggal. Ketika itu seluruh TV menyiarkan keluarga besar Pak Harto melewati kolong peti jenazah Bu Tien, tetapi Pak Harto sendiri tidak pernah diperlihatkan melewatinya. Tahukah Anda bahwa Pak Harto tidak pernah melewati kolong peti Bu Tien, sebab Pak Harto memerintahkan para abdinya untuk menaruh peti itu di bawah,
kemudian dengan leluasa ia pun melangkahinya. Tentu saja semua itu tidak diperlihatkan di layar TV karena nanti apa kata dunia?

Singkat cerita setelah kejadian itu ributlah keluarga Pak Harto, semua kasak-kusuk kenapa Pak Harto begitu lancang berbuat demikian. Maka setelah 40 hari Bu Tin, kemudian Tutut, putri pertama mereka, memberanikan diri menanyakan tentang peristiwa itu, "Kanjeng Bapak koq tega, bisa berbuat demikian terhadap swargi (almarhumah) kanjeng Ibu?", demikian tanya Tutut dengan rasa masygul yang ditahan. Kemudian dengan tenang Pak Harto pun menjawab, "Nduk..., saya ini hanya memenuhi pesan daripada ibumu. Jadi... kiranya kamu tidak usah bingung dengan tindakan saya yang demikian." tukas Pak Harto.

"Memangnya kalau saya boleh tahu, swargi kanjeng ibu berpesan apa kepada kanjeng bapak?" tanya Tutut setengah terperanjat. "Aku pernah bertanya kepada ibumu apa saya boleh kawin lagi, lalu ia menjawab, boleh saja tapi langkahi dulu mayatku. Lewat jawaban itulah maka aku pun melakuken daripada apa yang dikatakannya. "

Lalu Tutut pun kemudian bertanya lagi dengan terheran-heran, "memangnya benar kanjeng bapak akan menikah lagi?" Pak Harto dengan suara yang kebapakan menjawab, " Itu benar Nduk..., rencananya saya akan mencari gadis 18 atau 20-an nyang masih perawan agar lebih lengkap arti hidup ini."

"Ah, saya tidak setuju kanjeng bapak kawin lagi, apalagi dengan yang seumur dengan cucu sendiri, ah ora ilok, pokoknya saya tidak setuju." Sergah Tutut dengan suaranya yang melengking. "Tapi nduk, biar bagaimanapun bapakmu ini adalah lelaki punya kebutuhan yang mana daripada itu harus dipenuhi, karena semangkin lama ditahan, maka aken berakibat buruk kepada yang mana daripada kesehatan bapak sendiri, baik secara pisik maupun psikis." jawab Pak Harto dengan gayanya yang khas seperti ketika beliau menjawab pertanyaan kelompentapir - (kelompok penanya tanpa berpikir)-nya TVRI.

Lalu Tutut manggut-manggut berusaha memahami alasan bapaknya. Setelah 30 menit tanpa kata-kata Tutut pun berkata memecah keheningan, "Yen tak pikir-pikir, alasan kanjeng bapak masuk akal secara logis maupun biologis,"jawab Tutut sok ilmiah. "Tapi, pak aku tidak setuju kalau bapak kawin lagi dengan yang umur 18 atau 20 tahun, aku setuju kalau bapak menikah dengan yang umur 60 tahunan-lah, hitung-hitung sebagai
pengganti ibu."

"Wah ya, ndak bisa begitu nduk, wong aku ini sudah bosen karo Ibumu koq, lah sekarang suruh cari yang segitu lagi, yah sama juga bohong tho nduk," jawab Pak Harto setengah bernafsu. "Yah sudah kalau begitu, bagaimana kalau dengan yang 50 tahunan lah? Kan sekarang juga banyak yang 50 tahunan masih yahud loh," tanya Tutut setengah menawar.
Kini giliran Pak Harto yang manggut-manggut, "Baiklah kayak aku setuju dengan kamu. Aku kawin dengan yang 50 tahunan. Jadi boleh ya kawin lagi?", tanya Pak Harto kepada Tutut. "Yah, kalau begitu saya setuju saja dengan kanjeng bapak." jawab Tutut dengan rasa lega karena bapaknya mau dibujuk olehnya.

"Tapi nduk," kata Pak Harto lagi, "tapi apa pak?" tanya Tutut lagi. "Tapi 25-an dua ya?".
"Hah........ .....?!"